Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opinion

Antara Amanah dan Belajar Tanpa Henti

Gambar
Selasa sore, 11 Maret 2025. Saya membuka grup WhatsApp kantor sekadar membaca lalu lintas pesan. Tapi senja itu ada yang berbeda. Sebuah screenshot surat keputusan Rektor muncul di layar. Nama saya tercantum jelas, ditunjuk sebagai Ketua Subtim Fungsi Kerjasama dan Kelembagaan di Biro AAKK. Sejenak saya terdiam. Antara percaya dan belum sepenuhnya yakin. Nama itu memang saya, tetapi hati saya masih bertanya-tanya. Benarkah saya sudah layak untuk ini? Keesokan harinya, Rabu 12 Maret 2025, saya dipanggil langsung oleh Kepala Biro ke ruangannya. Dengan tenang dan tegas, beliau menyampaikan secara resmi bahwa saya diminta untuk memegang amanah sebagai Kasubtim Fungsi Kerjasama dan Kelembagaan. Saya mengangguk perlahan, menerima dengan tenang namun penuh gelombang di dalam hati. Jujur, saya bukan orang yang sarat pengalaman dalam urusan kelembagaan, apalagi dalam hal menjalin kerjasama strategis antarinstansi. Namun, hidup memang tak selalu menunggu kita merasa siap. Kadang, justru ada kala...

Seuntai Hikmah tentang Amanah

Gambar
Hari ini, Jumat (31/1/2025) seperti biasa, saya memulai pagi dengan rasa syukur karena Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada saya untuk menghirup udara segar, melangkahkan kaki ke kampus tempat saya bekerja, dan menyaksikan sebuah momen penting: pelantikan pejabat baru. Acara ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat betapa besar tanggung jawab yang diberikan kepada manusia, terutama dalam konteks amanah. Beberapa wajah baru tampak bersemangat menerima jabatan mereka. Ada senyum, harapan, dan tekad yang terpancar dari raut wajah mereka. Namun, di sisi lain, saya juga melihat beberapa pejabat yang sebelumnya memegang jabatan, kini harus melepaskannya. Dalam momen seperti ini, saya teringat firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 26: "Katakanlah: Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki." Amanah adalah sesuatu yang berat. Rasululla...

Secangkir Kopi dan Jejak Langit

Gambar
Pagi itu, di sudut warung kopi "Rumoh Aceh" UIN Ar-Raniry, saya menikmati secangkir kopi bersama seorang guru (dosen saya) dan beberapa rekan kerja. Percakapan kami mengalir hangat, dari obrolan ringan hingga pembahasan yang lebih mendalam. Topik yang akhirnya menjadi pusat diskusi adalah peristiwa Isra Mikraj, sebuah perjalanan luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW, yang bukan hanya sekadar mukjizat, tetapi juga penuh dengan hikmah bagi kehidupan manusia.   Isra Mikraj adalah perjalanan spiritual yang membawa Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha, tempat yang tidak bisa dijangkau oleh makhluk biasa. Dalam perjalanan tersebut, beliau menerima perintah shalat lima waktu, sebuah anugerah yang menjadi kewajiban bagi umat Islam hingga hari ini. Dalam obrolan kami, guru saya mengatakan bahwa Isra Mikraj bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin, perjuangan, dan keteguhan hati. Saat itu, Rasulullah SAW ...

Menyulam Asa di Belantara Digital

Gambar
Ketika pertama kali masuk ke dunia kerja, saya tidak pernah membayangkan bagaimana teknologi akan mengubah cara orang bekerja. Dulu, pekerjaan terasa begitu terikat dengan tempat dan waktu. Namun, seiring berkembangnya era digital, semuanya berubah drastis. Kini, orang bisa bekerja dari mana saja, selama ada koneksi internet yang stabil. Saya sendiri melihat bagaimana teknologi membuka peluang yang luar biasa hanya lewat gawai dalam genggaman tangan. Banyak orang kini bisa bekerja secara remote sebagai content creator, desainer grafis, programmer, atau digital marketer. Bahkan, ada yang membangun karier hanya bermodalkan ponsel dan internet, menghasilkan pendapatan dari YouTube, TikTok, atau Instagram. E-commerce pun semakin menjamur, memungkinkan siapa saja untuk berbisnis tanpa harus memiliki toko fisik. Tidak berhenti di situ, berbagai platform pembelajaran online seperti Ruangguru, Zenius, Kelas Pintar dan lain-lain yang membuat kita bisa terus belajar dan mengembangkan keterampila...

Menghargai Waktu: Cerita di Balik Pilihan Hidup

Gambar
Hidup sering kali mempertemukan kita dengan pilihan-pilihan yang tidak mudah. Ada saat-saat di mana kita harus menentukan prioritas, menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan, keluarga, dan kewajiban lain yang semuanya penting. Di balik setiap keputusan, selalu ada pelajaran berharga tentang bagaimana kita menghargai waktu yang dimiliki. Sebagai manusia, kita tidak bisa mengelak dari kenyataan bahwa waktu adalah sumber daya paling berharga. Setiap hari, kita dihadapkan pada berbagai pilihan—antara menyelesaikan tugas di tempat kerja, menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, atau memenuhi tanggung jawab kepada orang-orang yang kita cintai. Namun, bagaimana cara membuat keputusan terbaik tanpa mengorbankan salah satu aspek kehidupan? Bayangkan seseorang yang tinggal di kota, bekerja penuh waktu, sementara orang tuanya yang sudah lanjut usia tinggal di kampung halaman. Ada tanggung jawab moral untuk merawat orang tua, tetapi di sisi lain, pekerjaan di kota tidak hanya menjadi sumber...

Teamwork Makes The Dream Work

Gambar
Google Ilustration Oleh: Afdhal Purnama Awal November yang mulai mengering, setelah Oktober yang basah, bulan lalu memang sedikit hanyut oleh berbagai tragedi yang setiap hari menenggelamkan time line media sosial kita dengan berbagai musibah, bencana alam dan bencana buatan, beberapa daerah di tingkat lokal dan nasional diselimuti banjir, kebakaran, tanah longsor dan berbagai hal lainnya, tak kalah menyesakkan jiwa, 174 nyawa suporter sepak bola melayang dalam sebuah perhelatan liga 1 di kota bunga. Pembuka di atas sama sekali tidak ada hubungannya dengan tajuk dari nukilan ini, hanya sekedar catatan bulan lalu untuk i'tibar dan pengingat pribadi agar kejadiannya tidak luput ditelan jam dinding yang terus berputar. Sebagai salah seorang yang ekosistem kerjanya digambarkan dalam sebuah struktur organisasi tak ubahnya skema rantai makanan dalam buku pelajaran biologi, maka penulis ingin menukilkan beberapa hal ahwal sederhana yang barangkali menjadi inspirasi teman-teman dalam mem...

Nilai Sebuah Kesederhanaan

Gambar
Google Ilustration Oleh: Afdhal Purnama Ada sebuah petuah yang suatu hari terlintas di timeline twitter saya dengan nada cuitan: "Ketika kita mampu berlebihan jangan pernah lupa arti kesederhanaan, karena kalau tidak; maka jika suatu saat kita harus hidup seadanya kita akan merana." Sebuah kata yang saban hari kian melekat di hidup saya untuk menentukan ukuran kualitas diri Kesederhanaan adalah kualitas hidup yang tak ternilai, namun kesederhanaan bisa diukur sesuai keadaan masing-masing orang, yang artinya kadar sederhana bagi setiap orang itu berbeda-beda, untuk mencapainya membutuhkan cara yang sama, pengendalian diri dan hati. Pekerjaan hati yang mampu mengendalikan diri seseorang agar bisa mencapai kesederhanaan diantaranya ada tiga, yaitu; sabar, syukur dan ikhlas. Sabar itu menyembuhkan, syukur itu menumbuhkan sedangkan ikhlas adalah hujan yang jatuh diantara keduanya. Salah satu kunci kebahagiaan adalah kesederhanaan, ia tidak muncul otomatis seperti jerawat pada waja...

Muhasabah Masa

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Masa membawa manusia melewati lembah zaman, lintasan malam, tikungan rembulan, embun subuh yang menggigil, cahaya dhuha yang gaduh, sinar siang yang terik, cahaya senja yang tenggelam di tiap ujung sore, tak ada yang menyelamatkan.

Jika Hidup Adalah Perjalanan

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Hidup adalah perjalanan, kita berjalan bukan untuk pergi, namun kita berjalan untuk kembali , kita telah datang dari alam yang sangat ajaib, melebihi apa yang telah diceloteh oleh ilmu pengetahuan, kita terlahir tak sekedar dari hasil proses seleksi alam, lebih dari itu, kita dimenangkan oleh takdir, hidup dalam suratan takdir, hingga suatu saat ketiadaan menjemput kita atas nama takdir.

Di Kopelma Darussalam

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama "Tekad Bulat Melahirkan Perbuatan Nyata, Darussalam Menuju Pelaksanaan Cita-Cita." -Soekarno (1959) Darussalam! Pada denyut jantungnya pendidikan rakyat Aceh berdetak, di dalam nadinya mengalir darah paling menganga ribuan "tentara" berpena, dari rahimnya terlahir aktivis-aktivis pejuang di bawah kibaran bendera tridharma, dari  venanya sarjana-sarjana didonor untuk menyembuhkan penyakit bangsa.

"Kecelakaan" Humaira di Taman Kota

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Sejak beberapa hari terakhir ini, kejadian "kecelakaan" Humaira di ibukota menjadi buah bibir hangat bagi  cut po-cut po di desa. Ini adalah kasus "kecelakaan" kedua yang menimpa bunga desa Gampong Meuruwa yang melanjutkan kuliah di ibukota. Namun, kisah "kecelakaan" Humaira lebih tranding topic dibanding kisah "kecelakaan" sebelumnya, karena kebetulan Humaira adalah anak perempuan semata wayang Pak Sekdes Gampong Meuruwa.

Perdamaian dalam Selongsong Peluru

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Di sebuah petang di tengah belantara, dua letusan peluru menggema di bumi Nisam Antara, membuat masyarakat Alue Papeun bimbang, apakah ini sebuah bunyi yang muncul dalam ingatan karena trauma masa silam yang belum begitu hilang, atau inikah gejala paramnesia yang orang-orang kota menyebutnya dengan istilah Deja Vu, atau ini benar-benar CLBK Cinta Cerita Lama Bersemi Kembali? Semoga Allah menjauhkan anak-anak masa depan dari sajak-sajak belantara yang ditulis dengan darah duka.

Aceh Dalam Bingkai Konflik, Tsunami dan Saman

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Setelah sekian lama Bangsa Aceh mengangkat senjata dan hidup dalam percobaan genosida, akhirnya wali nanggroe diberi singgasana. Tentu saja negeri ini takkan pernah melupakan mega bencana yang berhasil mendaratkan kapal laut di tengah perkampungan warga. Begitu juga dengan perjalanan panjang muda-mudi Aceh siang malam menepuk-nepuk dada, yang hingga pada akhirnya manjadikan tari saman ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda.

Jadilah Orang Indonesia yang Muslim, Bukan Orang Muslim yang Indonesia

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Ironis itu adalah ketika kampus islam didirikan megah-megah, namun mahasiswanya malah diajak belajar ke gereja. Dengan berdalih studi emansipasi, toleransi dijadikan alat penjual harga diri, kita terkadang dibodohi dengan sistem yang kita rancang sendiri.

Pembunuhan Bersajak

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama 2014 meninggalkan beberapa kisah paling menyayat dalam orkestra percintaan remaja Aceh. Dalam tulisan kali ini saya mencoba mengumpulkan beberapa kisah cinta berujung tragis dari berbagai media lokal sebagai bahan evaluasi, pelajaran bagaimana labilnya kita ketika berhadapan dengan cinta.

Giok Stone vs Smartphone Android

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Batu akik giok  dan smartphone android adalah dua dapur bisnis paling menggiur hingga penghujung akhir 2014.  Kedua perangkat ini terlahir dari alam yang berbeda, namun setiap hari pasti akan berjumpa dalam secangkir kopi menghiasi meja warung-warung terdekat di kota kesayangan anda.

Syari'at Islam di Aceh Antara Pergulatan Intelektualisme dan Gejolak Liberalisme

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Penerapan Syari'at Islam di Aceh adalah sebuah kemenangan atas cita-cita dan perjuangan berbagai dimensi masyarakat untuk menegakkan hukum Allah di sebuah bagian di negeri mayoritas islamis namun tunduk di bawah pemerintahan nasionalis.  Dalam sejarahnya, penerapan syari'at islam di Aceh merupakan tuntutan para pemimpin sejak awal kemerdekaan negara Indonesia. Banyak bermunculan pemberontakan sepanjang perjalanan pasca-kemerdekaan terkait tuntutan masyarakat tentang kejelasan penetapan Provinsi Aceh sebagai daerah otonom dan pemberlakuan Syari'at Islam. Syari'at Islam di Aceh mulai muncul titik terang dengan adanya demonstrasi para mahasiswa dan kerusuhan sosial di Jakarta yang ikut menyuarakan pelanggaran HAM oleh TNI di Aceh pada masa DOM. Demonstrasi ini mengakhiri era orde baru dan memunculkan era reformasi pada tahun 1998, peristiwa ini telah memberi dampak signifikan terhadap kebijakan pelaksanaan syari'at Islam di Aceh. Pasca-...

Fenomena Demam Odoj Merebah Nusantara

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama | Odojer 432 One Day One Juz (ODOJ) adalah sebuah komunitas islami terbaru di era digital yang mulai soft launching pada november 2013, Gerakan odoj memberi konstribusi dalam memperkenalkan bagaimana menggunakan kecanggihan teknologi komunikasi di jalan yang diridhai oleh Allah SWT, odojer dalam aktivitasnya menggunakan dua aplikasi teknologi komunikasi terkemuka di kalangan remaja yaitu Blackberry Messanger (BBM) dan Whatsapp Messanger (WA)

Opini - Menata Pendidikan Indonesia di Masa Depan

Gambar
Oleh: Afdhal Purnama Mahasiswa Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry MENATAP langit Indonesia, sama seperti menatap langit-langit lain di seluruh belahan dunia, hanya saja perbedaan sinar mentari yang masuk ke sebuah negara menjadikan tampilannya berbeda dengan negara lain. Namun kita harus bersyukur, karena garis khatulistiwa masih membentang di atas kebun dan ladang nusantara, menemani semangat pagi anak Negeri menjemput cita-cita yang masih terselip di antara lembaran-lembaran kertas putih, yang tersusun rapi di dalam tas samping bewarna hitam.